50cc vs 100cc

Beberapa waktu yg lalu gw baca2 berbagai website luar tentang scooter Ruckus / Zoomer keluaran Honda. Di salah satu forum di antara web2 itu, ada perdebatan sengit antara mana yg terbaik: Ruckus / Zoomer atau C3 keluaran Yamaha. Wah, ternyata ga di sini doang ya yg pada fanatik merek. Di luar negeri juga sama aja kampungannya. :P

Yang menarik bagi gw dari perdebatan itu bukan soal brandnya, tapi lebih kepada kenapa di luar (negara barat dan yg kebarat2an) hampir ga ada scooter 100cc? Rata2 adanya 50cc, terus loncat ke 125cc, 150cc, dst.

Setelah gw baca2 sekian banyak testimonial, bisa gw ambil kesimpulan bahwa scooter 50cc (merek apa pun) dalam kondisi bawaan pabrik udah bisa lari 45 mph atau sekitar 72 kpj. Di sini, buat ukuran pelaju dalam kota, kayaknya udah cukup tuh. Tinggal tweak dikit sana sini tanpa bore up udah bisa dapat 80+ kpj. Hampir sama dengan rata2 kecepatan pengendara motor 100an cc di dalam kota.

Jadi bisa dibilang, dengan 50cc kecepatan bisa ‘dihambat’. Minusnya mungkin jadi nggak bisa ngebut. Tapi sisi plusnya adalah pengendara scooter jadi lebih safe di jalan. Sisi lain yg patut dipertimbangkan adalah 50cc akan lebih irit. Tapi… rata2 50cc itu adalah single seater alias ga support boncenger. Yg designnya support boncenger itu 125cc ke atas.

Nah, untuk dipake sendiri di dalam kota, gw rasa 50cc cukup buat di Jakarta aja sih.

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s