Practice Makes Perfect: Parkir Paralel

Dulu waktu saya baru bisa nyetir, saya pernah nabrak. Bukan hal yg serius, karena bukan nabrak orang. Saya juga tanggung jawab, meski harus mecahin celengan Rp 700 ribu. Buat anak sekolahan pada waktu itu, angka segitu besar sekali. Saya juga agak trauma, jadi ngga pede kalau diminta nyetir. Alhasil, saya ngga pernah berlatih nyetir lagi, meskipun sesekali dipaksa nyetir. Dan bisa dibilang saya payah sekali khususnya untuk urusan parkir. “Lho? Katanya mau nyicil mobil?”

Anda mungkin ketawa ngelihat saya belajar banyak sekali teori nyetir dan parkir dari YouTube. Salah satunya yang akan saya share di post ini adalah tentang parkir paralel. Awalnya memang menakutkan, tapi akhirnya saya berhasil praktekin juga. Yang menyenangkan adalah, ada teorinya / step by step yang bisa diikutin.

Pertama, berhenti di sisi ruang kosong di antara 2 mobil. Tujuannya untuk cek apakah panjang mobil kita muat di ruang itu. Lebih baik kalau ada jarak lebih supaya mudah untuk keluar dari posisi parkir, baik untuk kita maupun mobil yg parkir di depan dan belakang kita. Kalau jaraknya terlalu mepet, lebih baik cari tempat parkir yang lain.

Kedua, maju dan berhenti tempat di samping mobil parkir yang nantinya bakal ada di depan kita. Jarak ke sisi mobil tersebut antara 50 cm s/d 1 m untuk amannya. Pastikan lewat spion bahwa bemper belakang mobil kita sejajar dengan bemper belakang mobil di samping.

Ketiga, mulai mundur perlahan sambil memutar setir ke arah mobil di samping kita. Artinya kalau mobil tersebut ada di kanan, putar setir ke kanan / arah jarum jam. Begitu juga sebaliknya. Untuk hasil maksimal, putar setir sampai mentok sambil tetap jaga jarak lewat spion samping.

Keempat, ada dua hal yang bisa dijadikan patokan di tahap ini. (1) Posisi mobil Anda sudah 45° terhadap jalur kendaraan, (2) Anda bisa melihat mobil parkir yang nantinya ada di belakang Anda di spion terluar. Sekaranglah saatnya Anda memutar baik setir kurang lebih 2 putaran penuh agar roda depan kembali lurus. Lanjutkan memundurkan mobil dengan perlahan dan tetap waspada keadaan sekitar.

Kelima, saat ujung bemper depan mobil Anda sejajar dengan ujung bemper belakang mobil di depan, putar setir ke arah berlawanan dari posisi mobil di depan. Untuk hasil maksimal, putar setir sampai mentok. Lanjutkan gerakan mundur perlahan sampai posisi mobil Anda sejajar dengan mobil di depan dan di belakang.

Keenam, kembalikan setir ke posisi tengah sehingga roda depan lurus. Di tahap ini, Anda bisa mengatur jarak depan dan belakang mobil Anda maupun merapikan posisi mobil Anda di barisan.

Selesai. Saya yakin semakin mahir Anda menyetir, step by step yang saya tulis di postingan ini menjadi semakin ga penting. Hahaha! Tapi jika Anda seperti saya yang belum lancar2 amat nyetirnya, mari kita terus berlatih. Karena practice makes perfect!

One thought on “Practice Makes Perfect: Parkir Paralel

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s