UE Mini Boom: Ukuran Kecil, Suara Gimana?

Baru-baru ini, saya dihadapkan dengan kebutuhan sebuah speaker untuk presentasi. Permasalahannya sih standar, suara yang keluar dari laptop jelek banget untuk dipakai presentasi video iklan atau pun iklan radio. Kesulitannya, saya ngga bisa datang ke toko untuk coba speaker satu-satu alias ngga ada waktunya. Akhirnya saya pakai metode ‘percaya merek’. Dan pilihannya (yang dikasih lampu hijau dari kantor) jatuh kepada Ultimate Eears (UE) Mini Boom.

UE Mini Boom – portable wireless laptop speaker.

Brand UE ini sebetulnya punya Logitech, tapi khusus untuk produk audiophile. Kebetulan saya pernah nyoba beberapa headphones dan earphones dari UE di toko-toko headphone di Jakarta. Suaranya secara umum termasuk bagus. Inilah yang jadi dasar saya memilih UE Mini Boom. Harganya termasuk mahal, tapi memenuhi kriteria sebuah speaker presentasi yang saya cari.

Kriteria pertama adalah ukuran yang kecil supaya mudah dibawa ke presentasi. Tinggal dicemplungin ke dalam tas, bareng laptop dan chargernya. Dimensinya 11cm x 6cm x 7cm. Kecil kan? Tapi karena UE Mini Boom ini speaker wireless, bebannya sedikit agak berat karena ada batre di dalamnya.

Kriteria kedua, koneksi ke laptop dengan mudah. UE Mini Boom punya dua koneksi: digital via bluetooth dan analog via jack aux ukuran mini. Terus terang saya berharap ada koneksi audio digital via USB, jadi fungsinya bertambah jadi USB DAC (digital to analog converter) plus amplifier. Bakalan keren pastinya, tapi harga jualnya jadi ngga lucu. Hahaha!

Kriteria terakhir dan paling penting, suaranya harus bagus. Suara bagus memang relatif, tapi buat saya harus bisa kedengaran bass, mid, dan treble dengan rapi. UE Mini Boom lulus dalam hal ini. Keluar dari box, suaranya memang agak butek, tapi setelah burn in beberapa jam suaranya sudah jadi lebih baik. Tone suaranya lebih ke warm alias cenderung ke bass dan mid (suara vokal, keyboard, gitar, dll.), dengan high yang nggak lepas. Pada umumnya, speaker kelas harga segini memang harus memilih: mau ada bass tapi kesannya sedikit mendem atau mau suara high yang lepas tapi bass-nya cenderung kurus?

Impresi tambahan mengenai bass di UE Mini Boom yang saya rasakan adalah bass-nya memang nggak rendah ataupun menggelegar kayak sub woofer. Tapi ada efek sub bass yang terasa di tangan dari vibrasi di meja. Jadi seolah-olah bass-nya cukup rendah. Desain produk yang pintar.

Kandidat speaker laptop lainnya yang masuk ke pilihan saya adalah Philips Soundshooter (pilihan awal, tapi stok kosong), Logitech Z205 dan Z305. Faktor utama dalam pembuatan list awal adalah budget yang terbatas dari kantor.

–/–

Kesimpulan impresi saya, UE Mini Boom ini layak untuk dipertimbangkan kalau memang nyari speaker tambahan untuk laptop. Harganya mungkin termasuk mahal bagi kebanyakan orang, tapi sepadan dengan suara yang dihasilkan dan ukuran yang sangat ringkas sehingga mudah untuk dibawa. Tone suara yang warm memang subjektif karena tergantung selera. Namun tone suara seperti inilah yang saya suka karena tidak bikin capek telinga kalau dipakai dengar musik dalam waktu yang lama.

Keunggulan: kualitas audio termasuk bagus, volume bisa sangat kencang, ukuran ringkas, koneksi ke laptop mudah.

Kekurangan: Harga relatif mahal, tidak ada koneksi digital audio via USB.

Link ke web resmi: http://www.ultimateears.com/en-us/mini-boom

2 thoughts on “UE Mini Boom: Ukuran Kecil, Suara Gimana?

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s