Pilihan Earphone Untuk Jogging

Ilustrasi jogging pakai earphone. (sumber foto)

Baru-baru ini saya memutuskan untuk mulai jogging. Memang sih saya mulainya relatif terlambat dibanding kebanyakan orang, tapi better late than never. Saya akui dari kecil memang tidak pernah kuat lari. Makanya saat pertama mulai jogging, saya ngga pasang ekspektasi tinggi. Benar saja, baru juga 200 meter kaki sudah berasa sakit. Setengah jalan kemudian, mulai berasa keleyengan/pusing. Sampai di rumah, saya cek hasil di app Nike Fuel, ternyata saya sudah menempuh 3 km. Wah! Betul-betul ngga nyangka. Jadi tambah semangat kalau begini.

Lalu saya jadi membayangkan, betapa enaknya kalau jogging sambil ditemani musik. Sepertinya akan cukup ampuh untuk mengalihkan perhatian saya dari rasa sakit dan capek. Jadilah saya mulai kasak kusuk online untuk cari tahu ada pilihan apa saja yang cocok untuk menemani jogging. Apa saja pilihannya?

Saya termasuk orang yang terkesan dengan konsep audio wireless, terutama setelah mencoba speaker bluetooth UE Mini Boom. Karena itu saya jadi sangat tertarik dengan earphone bluetooth yang memang didesign untuk olah raga. Meski begitu, saya juga tetap membuka kemungkinan untuk earphone kabel. Tapi dengan adanya segudang pilihan, saya pasang beberapa kriteria untuk memudahkan pemilihan.

1. Tahan air

Saya mikirnya siapa tahu mau dipakai waktu musim hujan. Untungnya rata-rata earphone yang mengklaim diri sebagai varian sport dilengkapi daya tahan terhadap (kecipratan) air dan keringat. Tapi saya cuma nemu satu merek yang didesain bisa buat berenang, yaitu Sony NWZ W series. Memang dia bukan murni earphone, tapi portable MP3 player. Meski begitu, hitungannya ya sama aja buat dengar musik sambil olah raga.

2. Ngga gampang lepas

Earphone gampang lepas itu menyebalkan. Yang bukan buat olah raga aja, dipakenya juga sambil jalan-jalan di mall atau kongkow di tempat ngopi, kalau gampang lepas pasti bikin bete. Jadinya saya pilih yang ada fitur pengamannya supaya bisa nempel terus di kuping. Misalnya yang pakai earhook, seperti Plantronics Backbeat Fit dan Philips SHQ3200. Atau yang ada mekanisme wing seperti Jabra Rox dan Jaybird Bluebuds X.

3. Masih bisa dengar sekitar

Buat saya, kriteria ini penting supaya masih bisa aware sama sekitar pas lagi jogging. Saya ngerasa perlu tahu apakah ada kendaraan atau risiko berbahaya lainnya di sekeliling. Atau coba bayangin skenario ada barang kita jatuh dari kantong dan kita ngga dengar waktu dipanggil-panggil sama orang karena budek ngedengerin musik.

4. Value yang baik

Ujung-ujungnya ke dompet juga. Hehehe.. Intinya sih jangan asal mahal untuk ngedukung gengsi atau jangan asal murah padahal gampang rusak. Saya nyari perbandingan antara harga dengan kegunaan yang cukup seimbang. Logikanya, earphone buat menemani lari, artinya saya ngga bakal punya waktu untuk menikmati detail suara. Yang penting musik bisa didengerin dan karakter suaranya cocok. Udah.

Berikut ini beberapa pilihan yang menurut saya bagus tapi terpaksa saya coret. Apa aja sih dan kenapa dicoret?

1. Beats by Dre Powerbeats 2. Keunggulannya ada di wireless, batere yang tahan lama, ada earhooknya, dan design open sound yang bikin aware sama sekitar. Yang bikin dia dicoret udah jelas karena harganya 3 jeti.

2. Sony NWZ WS series. Keunggulannya bisa dibawa berenang, dan seri yang WS ini ada NFC dan Bluetooth. Kekurangannya, fittingnya ngga cocok buat saya dan cincin wireless remotenya cuma muat di jarinya Hulk.

3. Jaybird Bluebuds X. Banyak banget review online yang memuji suara dari earphone ini. Daya tahan baterenya juga cukup lama, bisa sampe 7 jam. Beberapa reviewer ngasih titel ‘The Best’ buat model ini. Kenapa saya coret? Karena harganya 2.8 jeti.

Lalu bagaimana dengan earphone sport yang pakai kabel? Terus terang permasalahan earphone kabel yang paling ganggu buat saya adalah ‘microphonic‘. Apa itu? Bayangin kita lagi pake earphone terus kabelnya bergesekan dengan baju dan gesekan itu menimbulkan suara yang merembet sampai kedengaran ke kuping kita. Meski begitu, saya betul-betul penasaran dengan earphone Philips seri SHQ3200. Soalnya harganya termasuk yang terjangkau.

Saya juga sempat coba beberapa earphone sport untuk bisa dapat impresinya. Tapi, itu nanti ditulis di artikel baru aja ya. Kalau di sini bakal kepanjangan, nanti bosan bacanya. Sampai ketemu di artikel berikutnya!

2 thoughts on “Pilihan Earphone Untuk Jogging

    1. salam kenal juga. dulu saya pakai jabra step karena faktor diskon. tapi belakangan saya merasa jenis in ear monitor itu nggak safe buat lari karena kita jadi nggak dengar situasi sekitar. di sisi lain, keringat saya membuat in ear monitor gampang lepas dari kuping. jadi saya ganti dengan earphone berkabel merek yurbuds. lebih sesuai dengan kebutuhan saya berlari.

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s