Review Earphone Pelari: Yurbuds Focus 100

Ngereview earphone yang satu ini ngga bisa cuma demo di toko atau sambil ngopi-ngopi cantik di coffee shop. Earphone yang satu ini harus direview sambil berlari. Dan inilah review saya untuk earphone Yurbuds Focus 100.


IMPRESI FISIK UNITNYA

Yurbuds Focus 100 adalah earphone kelas entry level dengan harga di 300 ribuan. Earphone ini berjenis kabel / wired yang dilengkapi dengan ear hook. Unit saya berwarna hitam dan merah, dengan ear hook yang bisa dilepas. Sebagai entry level yang ditandai dengan angka 100, fiturnya paling basic, lalu tidak ada pouch dan tidak ada spare ear tips.

Awalnya saya kesulitan masang unitnya di kuping. Ear hooknya kaya ngga pas posisinya dan jadinya lepas-lepas terus. Ternyata ada video di channelnya Yurbuds di YouTube berupa tutorial masang unit dengan ear hook. Saya coba ikutin petunjuknya dan unitnya bisa terpasang dengan cukup nyaman. Tapi paling gampang sih cabut dulu aja ear hooknya, pasang unitnya, baru pasang lagi ear hooknya setelah unit terpasang di kuping.

Ear tips di Yurbuds Focus 100 ini berbentuk corong. Sedangkan di tipe 300, corongnya diganti dengan bentu seperti ear buds pada umumnya. Saya lebih suka yang bentuknya corong begini karena:

  1. Bass responsenya ngga berlebihan (bukan bass head)
  2. Nyaman / ngga gatal di rongga telinga
  3. Masih bisa dengar suara sekitar dengan cukup baik

Secara keseluruhan build quality-nya terlihat cukup kokoh untuk entry level, sedikit di atas rata-rata earphone standar bawaan hape. Kualitas karet ear tipsnya juga bagus, ngga terasa murahan. Kabelnya juga terlihat sedikit kaku, tidak selentur earphone biasa.


REVIEW SUARA

Untuk mereview suara Yurbuds Focus 100, saya nyoba di dua kesempatan lari di jalan raya. Pertama sewaktu lomba lari Jakarta International 10K 2015. Kedua di sesi lari pagi saya dengan jarak sekitar 5 – 6 Km. Di kedua kesempatan ini, saya berlari dengan kondisi harus berbagi jalan dengan kendaraan atau pelari atau pesepeda. Sebagai yang paling lambat, tentu saya harus lebih sadar sekitar dan ngasih jalan untuk mereka yang lebih cepat.

Saya merasa Focus 100 bisa memberikan volume yang cukup keras dengan bass response yang pas, tidak terlalu banyak tapi juga tidak tipis. Sebagai referensi inilah playlist lagu saya. Dengan volume 100%, ternyata saya ngga bisa dengar suara dari sekitar. Supaya dapat bocornya suara, saya harus menurunkan volume antara 50% – 70%, tergantung kondisi jalanan.

Bocornya suara ala Yurbuds Focus 100 ternyata tidak sebocor earphone biasa. Di mana pada earphone biasa, bocor suara dari luar bisa 90% menutupi suara lagu. Karena itulah earphone biasa cenderung berkarakter nyemprot di area mid dan bass hump supaya terdengar keras. Dan suara keras inilah yang akhirnya bikin kuping kita jadi merah, kemudian jadi sakit / ngga nyaman pakai earphone lama-lama.

Yurbuds Focus 100 sendiri sebetulnya berupa earphone standar kalau ear tipsnya dibuka. Karakter suaranya lebih smooth dibanding earphone biasa, ngga nyemprot dan ngga bikin kuping cepat panas. Cuma ya bocornya juga jadi sama aja kaya earphone biasa. Lho? Kalo gitu bisa dong ear tipsnya dipasangin ke earphone biasa?

Ternyata bisa. Hasilnya, jadi bisa pakai mekanisme Twist-Lock. Terus suara bass jadi lebih bulat tapi ngga serapih earphonenya Yurbuds. Jujur aja kalo suara earphonenya emang udah berantakan ya mau dipakein ear tips kaya gimana juga kayanya bakal tetep berantakan. Di sisi lain, earphone biasa kan ngga sweat proof kaya Yurbuds.


APA BENAR NGGA GAMPANG LEPAS?

Sewaktu lari 10K, saya pakai buff, semacam scarf multifungsi. Saat buff sudah mulai basah dengan keringat, saya suka mengubah bentuknya jadi topi beany atau headband. Asal keringat ngga ngucur ke mata aja. Dan kalo saya udah keringatan tuh basahnya bisa sampai ke dalam kuping.

Sayangnya waktu mengubah buff, kedua ear hooknya nyangkut dan lepas sebelah. Tapi earphonenya tetap nempel di kuping saya. Lalu saya putuskan untuk melepas kedua ear hook dan hanya menyantolkan ear phone unitnya aja. Rasanya jadi agak aneh karena ringan banget. Meski begitu, kedua earphone tetap bertengger di kuping sampai saya melewati garis finish.

Di kesempatan kedua, saat lari pagi 5K+, saya ngga pake buff. Dari start lari sampai sesi selesai, kedua earphone dan earhooknya tetap menempel di kuping tanpa berasa ada perubahan yang berarti.

Saya bandingkan dengan Jabra Step. Sama-sama pakai ear hook. Bedanya design Jabra Step adalah ear buds, modelnya harus dicolok ke dalam rongga telinga.

Dengan tingkat basah keringat yang sama, Jabra Step sudah pasti lepas dari kuping. Minimal terasa sangat longgar dan harus mengandalkan ear hooknya banget. Sedangkan Yurbuds Focus 100 masih lebih terasa pede menempel di kuping meski mulai terasa licin.


KESIMPULANNYA

Yurbuds Focus 100 adalah earphone entry level yang baik untuk dipakai sambil lari atau sepedahan. Layak dipertimbangkan kalau Anda nyari earphone jenis sport. Meski begitu, earphone ini juga punya kekurangan. Dan berikut ini adalah list hal yang saya suka dan ngga suka dari Yurbuds Focus 100.

SUKA :

  • Susah lepas dari kuping
  • Aman karena suara sengaja dibuat bocor
  • Sweat proof
  • Suara cukup smooth dengan bass response di atas standar
  • Jenis earphone kabel, ngga perlu dicharge
  • Harga oke banget

NGGA SUKA :

  • Ear hook bikin ribet buat masang earphonenya
  • Kabel agak microphonic di volume suara rendah
  • Ngga ada spare ear tips
  • Kabel gampang kusut kalau ngga digulung dengan benar

Mudah-mudahan review Yurbuds Focus 100 ini bermanfaat untuk Anda. Kalau Anda suka dengan review ini, tolong dishare ke sosmed Anda. Untuk pertanyaan, sanggahan, atau komentar, silahkan tulis di box komentar di bawah. :)

 

 

 

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s