Mental Block: Hambatan Lari Dari Dalam Diri

Salah satu hambatan ketika lari datangnya dari dalam pikiran sendiri. Awalnya saya pikir, “ah paling emang lagi ngga fit aja”. Tapi lama-lama jadi sering muncul. Sangat menyebalkan!


Akhir-akhir ini saya sering diserang pikiran-pikiran negatif sewaktu lari.

  • Udah 2.5 km nih, biasanya ada WS (water station). Duh jadi lemes…
  • Gila pada kuat-kuat amat larinya. Gue ketinggalan. Duh jadi lemes…
  • Duh jadi lemes… (for no real reason at all)

Sialnya pikiran semacam ini muncul di saat lagi latihan. Kalau dibiarkan bakal jadi kebiasaan buruk. Dari nanya ke teman-teman lari, saya jadi tahu yang kaya begini disebutnya Mental Block.

Mental Blocks are thoughts and emotions that impede a person’s ability to make progress or resolve problems (segala pikiran dan emosi yang menghambat kemampuan seseorang untuk berkembang atau mengatasi masalah).

Fisik ngga ada yang nyeri seperti cidera. Nafas ngga ada masalah, lancar-lancar aja, ngga terasa berat. Tapi pikiran secara ngga sadar menyuruh badan untuk lari pelan. Dan lama-lama kita akan dimakan oleh rasa malas dan manja, yang mungkin mirip putus asa.

–⊕–

Saya coba tanya ke teman-teman yang jam terbang larinya sudah lebih tinggi, apa sih tips untuk menyiasati masalah ini?

Tip 1: Tekun Latihan
Dengan tekun latihan, lama-lama kondisi fisik kita akan semakin baik. Otomatis lari juga bakal terasa lebih enteng. Sudah pasti bakal lebih pede dalam melahap jarak dan gak cepat menyerah.

Tip 2: Selesaikan Target
Tujuan kita lari mau ngapain? Setidaknya coba kejar target latihan hari itu sampai selesai. Jadi selagi badan masih mampu, selesaikan targetnya terlepas pace kita yang menurun.

Tip 3: Tenangkan Diri
Sering kali memang mental block bikin badan dan pikiran kita jadi tegang. Obatnya cuma menengkan diri. Ngga ada salahnya juga untuk berhenti dulu sekitar 3 menit supaya kita bisa tenangin badan dan pikiran. Setelahnya lanjut lagi.

Tip 4: Ingat Momen Terbaik
Coba ingat satu momen terbaik saat lari. Ngga harus saat race lho. Tapi harus spesifik banget momennya. Begitu ingat, coba untuk meniru ulang ‘rasa’ dalam momen tersebut dan jaga jangan sampai hilang.

–⊕–

Tips dari pelari pro

Sage Canaday, seorang pelari ultra-marathon profesional, sempat ngebahas soal hambatan mental di channel YouTubenya. Salah satu poin yang berkaitan dengan keinginan untuk nyerah di tengah jalan adalah low blood sugar atau disebut juga hypoglycemia. 

Penyebabnya adalah pola nutrisi yang kurang baik. Akibatnya bisa muncul semacam depresi di tengah jalan saat kita lari. Saat itu tubuh kita butuh karbohidrat yang bisa cepat dicerna tubuh, misalnya minuman sport atau jus buah.

–⊕–

Pelajaran dari pengalaman

Mental block sering kali terjadi ketika saya merasa tertinggal dari grup lari. Jadi saya berusaha mengejar supaya bisa lari bareng. Tanpa saya sadari, saat mengejar ketertinggalan itu saya sudah buang energi lebih besar. Akibatnya ketika jarak sudah jauh, mereka masih punya cadangan tenaga, sementara saya sudah hampir habis. Padahal ketika saya berlari sambil jaga pace, meskipun jarak saya agak jauh di belakang, saya masih bisa melihat mereka di depan dengan pace yang sama.

Saya juga memanfaatkan momen seperti di atas untuk berlatih natural running. Di mana saya tidak perlu mengeluarkan usaha yang banyak untuk menambah kecepatan. Target saya, minimal menyamakan pace dengan teman-teman di depan. Tapi memang teknik ini terbatas karena kurang efektif untuk tanjakan.

–⊕–

Kesimpulan

Mental block adalah penghambat performa lari nomor satu. Saya percaya dengan kemampuan fisik yang semakin membaik, mental block pun menjadi lebih ringan. Setidaknya kita jadi tahu dan terbiasa dalam mengatasinya.

Untuk itu, saya sarankan untuk tekun berlatih meski tanpa coach alias hanya pakai aplikasi di hape, makanlah yang sehat-sehat, dan perhatikan kuantitas dan kualitas tidur.

 

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s