Injury Time: EJR Ramen Challenge

Karena lagi cedera dan nggak boleh lari dulu, daripada bosan saya coba ikutan challenge makan ramen porsi besar yang diadakan oleh NoMiNoMi Delight. Begini ceritanya..


NoMiNoMi Delight (selanjutnya Nominomi) ini adalah tempat makan yang didirikan secara patungan. Kebetulan beberapa pemiliknya juga anggota komunitas lari Extraordinary Jakarta Runners (EJR). Saya sendiri tau info challenge ini dari grup Whatsapp EJR sub-chapter Sekitaran Rawamangun.

Karena yang bikin dari EJR, maka nama challenge-nya jadi Extraordinary Jumbo Ramen Challenge. Aturan main awalnya, peserta diharuskan untuk menghabiskan 5 porsi Ramen Special Beef dalam waktu kurang dari 30 menit. Tapi ternyata aturannya diubah jadi 3.5 x porsi dalam waktu kurang dari 15 menit. Kemungkinan sih karena mangkok besarnya cuma ada 6. Jadinya challenge dibagi ke 4 sesi, masing-masing 3 peserta.

Ga masalah. All in the name of fun and good laugh. :)

Satu porsi Ramen Special Beef di Nominomi kalau nggak salah terdiri dari 200 gr ramen dengan topping setengah butir telur, tempura udang, irisan tenderloin, cakalang cincang, dan rumput laut. Silahkan dikali 3.5 porsi. Plus kuahnya berkaldu, bukan kuah bening, bikin tambah berat buat ditelan. Beuh…

Saya dapat giliran di kloter terakhir. Peserta-peserta sebelumnya menerapkan strategi makan sebanyak-banyaknya secepat mungkin. Ramen juga dipindah lebih dulu ke mangkok berukuran normal supaya lebih mudah dimakan. Saya mencoba strategi berbeda, yaitu makan topping-nya lebih dulu. Pemikiran saya sederhana saja, mie ramen itu kan karbohidratnya, sumber utama yang bisa bikin kenyang duluan.

Pada prakteknya ternyata nggak jadi lebih mudah juga. Pertama yang saya rasakan adalah makan telur bisa membuat tenggorokan terasa terganjal. Akibatnya jadi menghambat makan topping lainnya. Kedua, kuah ramennya dan cakalang cincang ternyata nggak gampang di tenggorokan. Selesai dengan topping, saya lanjut makan mienya.

Oh boy… Di sinilah perjuangan sebenarnya. Meski dibantu dengan air putih, saya hanya sanggup menghabiskan 2 mangkok mie ramen. Sisa di dalam mangkok besar mungkin masih ada 4 mangkok lagi. Belum lagi kuahnya yang harus dihabiskan. 3 menit terakhir, saya betul-betul sudah tidak bisa memasukkan apa-apa lagi ke dalam mulut. Saya hanya menunggu waktu habis sambil menjaga supaya tidak muntah.

Tak disangka tak dinyana, eh ternyata saya dinyatakan sebagai Juara 3. Alhamdulillah… Hadiahnya dapat voucher makan di NoMiNoMi Delight senilai 200 ribu aja. Langsung kasih ke istri. Thanks, Nominomi :D

Moral of the story: saya nggak mau ngelihat mie untuk sementara waktu ini.

 

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s