Menuju 50K Perdana

header_krb200

Sejak awal tertarik dengan dunia berlari, saya lebih banyak ‘meracuni’ diri dengan tontonan trail & ultra running dari The Ginger Runner di YouTube. Untuk Anda yang awam, jarak ultra itu artinya jarak di atas full marathon. 50 kilometer adalah jarak yang dianggap standar paling minimal untuk ultra. Dari pengalaman di Bali Marathon, saya semakin sadar akan betapa benarnya pepatah respect the distance. Karenanya saya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk 50K perdana ini.

50K adalah salah satu goal saya di tahun ini. Maka ada dua pilihan cara untuk saya menjalaninya. Pertama, lari bebas keliling-keliling sesuka saya hingga menempuh total 50K. Kedua, cari event lari 50K tapi yang masih cukup ramah untuk pemula. Untungnya saya mendapatkan info tentang event KRB200. Saya pikir, kalau berhasil finish setidaknya saya punya catatan waktu yang resmi.

krb200

Tidaklah sulit untuk memperoleh jadwal latihan hingga jarak full marathon. Seperti yang sudah pernah saya tulis, Anda bisa memanfaatkan aplikasi smartphone untuk mendapatkan jadwal dan menu latihannya. Namun untuk jarak ultra memang belum ada aplikasinya. Saya sendiri akhirnya mengadaptasi dari training plan yang saya peroleh dari internet.

Sebagai pemula, saya pilih program latihan yang nggak rumit, programnya nggak terlalu lama, dan jadwalnya memungkinan untuk berakhir dekat-dekat event. Berdasarkan kriteria tersebut, saya menemukan dua program latihan yang sepertinya cocok dan membutuhkan 15 – 16 minggu saja. Program-program lainnya yang menurut saya lebih baik, sayangnya membutuhkan 20+ minggu. Bisa terlewat hari eventnya.

Saya putuskan untuk mengadopsi program latihan Market to Market 50K Beginner Plan. Program ini membutuhkan 15 minggu dengan 5 hari latihan per minggunya. Selain easy jog dan long run, variasinya adalah hilly run dan hill repeat.

Untuk setiap sesi easy saya lakukan dengan menggabungkan metode MAF. Menyiksa sekali karena time on feet jadi jauh lebih lama daripada biasanya. Tapi nggak apa-apa, saya butuh ngebangun kapasitas aerobik.

Kesulitan yang saya temukan sebagai warga Jakarta adalah sulitnya menemukan elevasi. Sebagai gantinya, latihan hill repeats saya ubah menjadi stairs repeats. Lokasinya kemungkinan besar di GOR Sumantri. Sedangkan untuk hilly run, saya direkomendasikan menjalankan di gedung parkir, kemungkinan di Taman Menteng. Tadinya saya memilih di flyover Kuningan, tapi saya urungkan atas saran teman saya dengan pertimbangan keamanan diri.


Saat menuliskan artikel ini, saya sudah masuk hari ke-3 di program tersebut. Sejauh ini saya bisa membayangkan betapa berat dan menjengkelkannya program latihan ultra ini, membuat latihan full marathon jadi seolah tidak ada apa-apanya. Target saya di awal-awal program ini nggak muluk-muluk. Hanya belajar untuk fokus pada pernafasan dalam dan ikhlas dengan siksaan program latihan ini. Hehehe…

Iklan

2 tanggapan untuk “Menuju 50K Perdana

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s