Update MAF: Perbandingan Data Strava

header_mafupdate

Menjalani latihan lari, baik dengan metode tertentu atau mengikuti program, tentu kita ingin melihat hasil yang lebih terukur alias bukan sekedar feeling. Untuk itu kita perlu data yang bisa didapat dari pengujian / tes.

Terkait metode MAF, ada 2 cara pengujian. Pertama adalah tes MAF tradisional yang bisa dilakukan sebulan sekali. Dan yang kedua adalah tes MAF GPS. Di tulisan ini, saya menggunakan cara yang kedua dengan data dari Strava. Kita lihat data hasil latihannya.

Saya menggunakan data dari dua sesi latihan yang berbeda. Data pertama dari tanggal 29 Januari 2017 dan data kedua dari tanggal 9 Februari 2017. Keduanya memiliki kesamaan yaitu durasi bergerak, alat perekam, dan sepatu yang digunakan.

mafprogres_2901-0902_combined-1

Kedua sesi dilakukan di trek lari, Velodrome Rawamangun dan Sumantri Rasuna. Meski beda lokasi, tapi asumsinya trek lari itu relatif datar. Bisa jadi memang ada perbedaan elevasi, namun menurut saya angkanya terlalu minim sehingga bisa diabaikan.

mafprogres_2901-0902_combined-2

 

Grafik di bawah ini menampilkan data dari heart rate monitor. Di grafisnya ada garis-garis penanda yang memunculkan data yang lebih detil. Apa saja beda kedua data ini?

mafprogres_2901-0902_combined-3

Pada sesi tanggal 29 Januari 2017, saya menggabungkan warm up walk dan cool down walk dalam satu rekaman yang sama dengan menu utama latihannya. Karena itulah saya beri tanda sesuai durasi warm up dan cool down yaitu masing-masing selama 15 menit. Maka kita peroleh data bahwa di sesi ini saya berlari MAF selama 1 jam 30 menit dengan jarak 9.5 kilometer.

Pada sesi tanggal 9 Februari 2017, saya hanya merekam menu utama latihannya saja (tidak termasuk warm up dan cool down). Di sesi ini saya berlari MAF selama 2 jam kurang beberapa detik. Untuk mendapatkan pembanding yang fair dan tetap mengacu pada panduan tes MAF GPS resmi, maka saya membuat satu lagi screen shot grafik yang membandingkan rentang waktu berlari yang sama, yaitu 1 jam 30 menit.

mafprogres_2901-0902_combined-4

Dari grafik di atas diperoleh data bahwa saya telah berlari MAF sejauh 9.9 kilometer selama 1 jam 30 menit. Artinya, ada peningkatan 0.4 kilometer dari performa sebelumnya. Memang angka ini tidak terlihat fantastis dibanding metode latihan yang umumnya melibatkan lebih banyak sesi speed work.

Namun saya kembalikan ke tujuan metode MAF yang memang untuk membangun aerobik / endurance agar bisa lari lebih jauh, tidak mudah hit the wall, dan mengurangi resiko cedera akibat over training. Dan perbaikan 0.4 kilometer? I’ll take it. Masih lebih baik daripada tidak ada perbaikan sama sekali. :)


Strava saya.
Iklan

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s