Tips Tanggal Tua Bahagia

header_no-money

Apakah situasi Anda seperti ini? Anda bekerja sebagai karyawan dan punya penghasilan rutin setiap bulan. Jumlah penghasilan tersebut di atas kertas seharusnya sudah lebih dari cukup. Tapi tanggal tua sering datang lebih cepat. Bahkan Anda sering nggak pegang uang cash lagi di akhir bulan alias tong pes (kantong kempes). Jika situasi di atas mirip dengan yang Anda alami, mungkin artikel saya kali ini bisa menjadi solusinya.

Disclaimer: Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi. Tips ini merupakan hasil trial and error yang saya lakukan selama bertahun-tahun.

Jika Anda bertanya pada perencana keuangan atau baca-baca artikel tentang perencanaan keuangan, biasanya Anda akan disuruh membuat pembukuan. Jangan alergi dulu! Di akhir artikel ini saya berikan link download file yang saya gunakan untuk pembukuan keuangan sederhana (format MS Excel) for free!

Cara pakai pembukuannya, mulailah dengan mengisi secara manual angka-angka di bagian “Pemasukan Bulan Ini”. Nanti angka totalnya akan muncul secara otomatis. Lalu Anda isi secara manual setiap nama pengeluaran dan angka masing-masing di bagian”Pengeluaran Rutin”. Nama setiap entry pada dua bagian tadi dapat Anda ubah sesuai keinginan.

Jika di kemudian hari Anda punya pengeluaran dadakan / emergency silahkan ditulis di bagian Pengeluaran Rutin, supaya deskripsi pengeluarannya bisa Anda catat.

Selebihnya adalah bagian Pengeluaran Harian. Disiplinlah mengisi tabel ini! Setiap transaksi pengeluaran sekecil apa pun harus Anda catat sesegera mungkin. Tujuannya supaya Anda bisa mendapatkan angka yang jujur di Tabel Kunci. Apa itu Tabel Kunci?

Tabel Kunci adalah sebutan yang saya berikan untuk dua data di bagian kiri bawah. Angka yang otomatis muncul pada bagian “Sisa Bulan Ini”merupakan hasil dari seluruh penghasilan dikurangi dengan seluruh pemasukan. Jadi hasilnya bisa berubah setiap Anda mencatat pemasukan atau pengeluaran baru.

Nah! Bagian “Jatah hari ini (!)” adalah letak kelucuan pada pembukuan ini. Secara perhitungan akuntansi sebetulnya saya menerapkan rumus yang salah, tapi saya nggak sadar pada awalnya. Dengan rumus yang salah ini, akibatnya semakin hari jatah saya semakin berkurang. Padahal jika rumusnya benar, jatah aslinya bisa lebih dari angka itu. Sudah terbaca kan arahnya ke mana? :)

Download Tabel Pembukuan Bulanan (Gratis!)

Untuk melengkapi tabel tersebut, saya anjurkan melakukan hal-hal di bawah ini :

  1. Batasi jatah makan Anda tiap hari. Misalnya 20 ribu untuk makan siang dan camilan sore. Jadi meski tabel menunjukkan angka jatah 50 ribu, tetaplah keluarkan maksimal 20 ribu.
  2. Jujur dan disiplin dalam mengisi tabel pengeluaran harian. Jika Anda pengguna smartphone, simpanlah file pembukuan ini di Google Docs atau layanan sejenis supaya Anda bisa akses sesegera mungkin setelah transaksi, kapan pun dan di mana pun.
  3. Lakukan selama 100 hari. Angka ini dapat Anda jadikan acuan untuk membiasakan diri dalam hal apa pun. Anggap saja 3 bulan. Misalnya Anda mulai mencatat di hari gajian bulan ini, maka Anda selesai proses pembiasaan diri setelah 3x lagi menerima gaji bulanan.

Selamat mencoba dan semoga Anda mendapatkan manfaat yang sama dengan yang saya rasakan.

Iklan

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s