Ulasan: Kalenji Run One Plus

Sudah lama saya kepingin mereview sepatu lari yang harganya terjangkau. Lalu saya dipertemukan dengan Kalenji Run One Plus (KROP). Seperti apa impresinya?

Di dua artikel tahun lalu (ini dan ini), saya sudah berlari menggunakan jersey dan celana Kalenji. Singkat cerita, saya sangat suka dengan kedua produk tersebut karena bahannya nyaman. Tahun ini, Decathlon sebagai perusahaan induk dari Kalenji mulai beroperasi di Indonesia. Produk mereka yang dapat dibeli secara online memang masih sedikit, tapi harganya termasuk murah untuk pasar Indonesia.

gorboman-review-kalenji-run-one-plus_3

Pada gambar di atas, Anda dapat melihat ada dua sepatu Kalenji dengan harga yang relatif miring. Saya pilih KROP karena sebagian outsole-nya dilengkapi dengan hard rubber sehingga lebih awet. Sedangkan Kalenji Run One (tanpa embel-embel Plus) yang berwarna abu-abu di bawah tidak dilengkapi hard rubber.

gorboman-review-kalenji-run-one-plus_6

—⊕—

Kesan Pertama

Setibanya di rumah, saya langsung mencoba KROP tapi tidak untuk lari. Impresinya, sepatu ini cenderung ramping tapi bagian depannya sedikit lebih panjang. Sepatu ini butuh ditali dengan baik di bagian atas dekat ankle, tujuannya supaya bagian heel cup sepatu tidak terasa longgar.

Sayangnya, insole Kalenji Run One Plus sepertinya lebih lebar daripada dasar sepatunya. Akibatnya, insole bagian dalam jadi sedikit terangkat ke atas dan menyentuh arch kaki saya. Bagi saya, masala ini sangat mengganggu bahkan terasa nyeri di bagian telapak kaki yang bersentuhan. Masalah yang sama juga saya rasakan di Hoka One One Clayton. Akhirnya saya putuskan untuk menggunting insole bagian dalam tersebut agar lebih pas dengan bentuk dasar sepatu. Alhamdulillah ternyata berhasil.

—⊕—

Penggunaan

Kalenji Run One Plus ini di-design untuk lari hingga 30 menit, sekitar 2 – 3 kali per minggu. jadi bisa dikatakan memang untuk pelari pemula. Solnya termasuk keras / firm sehingga lebih responsif dan lumayan cocok untuk dipakai latihan kecepatan. Namun saya tidak merasakan adanya energy return dari sol sepatu ini. Artinya kaki saya yang bekerja sepenuhnya untuk berlari.

Untungnya bobot sepatu ini termasuk ringan. Jadi saya tidak merasa malas saat harus mengangkat tumit lebih tinggi.

Saya sendiri menggunakan sepatu ini utamanya untuk latihan kecepatan. Untuk sesi long run baru saya coba sejauh 8 km saja. Sejauh ini rasanya baik-baik saja, kecuali nyeri di telapak akibat outsole yang kurang ergonomis. Ada satu pengalaman yang aneh, saat berlari di aspal pace saya tertahan di 6.00-an per km. Tapi saat beralih ke trotoar keramik di SCBD, saya bisa lebih nyaman berlari menggunakan KROP dan pace saya bisa naik hingga 5.00-an per km dengan effort yang sama.

UPDATE

Setelah pemakaian lebih lanjut, ada beberapa hal yang menjadi catatan tersendiri bagi saya.

  • Outsolenya licin di kondisi basah. Jadi pertimbangkan juga penggunaannya kelak atau siapa yang akan menggunakannya. Misalnya jangan membelikan sepatu ini untuk orang tua karena belum tentu mereka sigap menjaga keseimbangan badan.
  • Semakin lama bagian heel semakin kurang mencengkeram ke pergelangan kaki. Dan sepatu ini tidak ada lubang tali untuk heel lock.
  • Karena dua poin di atas, maka saya merasa sulit menaikkan pace. Untuk speed, kondisinya harus ideal sekali.
  • Bidang logo sepertinya reflektif, tapi saya tidak melihatnya saat lari di area yang agak gelap.

gorboman-review-kalenji-run-one-plus_2

—⊕—

Kesimpulan

Secara keseluruhan, menurut saya sepatu Kalenji Run One Plus ini sudah sesuai dengan klaim di situs mereka. Harganya yang termasuk murah tidak mengorbankan build quality, sehingga sepatu ini layak dipertimbangkan. Meski begitu, jika Anda sudah terbiasa dimanja oleh sepatu lari yang cushioned, saya yakin Anda tidak akan betah menggunakan sepatu ini.

3 tanggapan untuk “Ulasan: Kalenji Run One Plus

Your comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.