Pilah-Pilih Kamera – Part 2


Di artikel sebelumnya, saya dan istri sedang menimbang-nimbang upgrade kamera yang terbaik. Sebab kami ngga hanya milih kamera baru tapi lebih kepada berinvestasi di satu sistem kamera. Beruntungnya kami sempat hands on beberapa demo unit dan sepertinya pilihan sudah semakin mengerucut. Kamera mana saja yang masuk di short list kami?

Lanjutkan membaca “Pilah-Pilih Kamera – Part 2”

Iklan

Hasil Tes Kamera Analog

 

36 frame dari tes Chinon CS

Seperti yang saya ceritakan di artikel yang lalu, saya ngetes 2 dari 3 kamera analog dengan film Fuji Superia 200. Sayangnya film dari kamera Contaflex II gagal total. Exposurenya ngga ada yang jadi sama sekali. Gagal total. Jadi kita nobatkan saja Contaflex itu sebagai kamera pajangan. Untungnya film dari Chinon CS cukup berhasil dan inilah hasil scannya.

Lanjutkan membaca “Hasil Tes Kamera Analog”

Warisan Kamera Analog

Saya tertarik dengan fotografi relatif terlambat. Kebanyakan orang memulai dari jaman masih sekolah atau kuliah, saya malah baru mulai di usia kepala 3. Awalnya gara-gara beli Canon S90 yang mana hasil fotonya menurut saya baguuus banget dibanding kamera saku Sony punya mertua. Kebetulan S90 ini punya mode M atau Manual, jadi saya bisa sedikit-sedikit belajar dasar-dasar fotografi. Mulai dari setingan ISO, aperture, shutter speed, hingga komposisi. Semuanya belajar sendiri dibantu berbagai sumber di internet dan YouTube.

Terlepas dari keinginan untuk upgrade ke kamera mirrorless seperti di artikel saya yang lalu, satu hari orang tua saya nawarin, “Kamu mau ngga kamera-kamera film tapi udah pada tua? Di rumah ada beberapa dan ga keurus”. Saya mengiyakan dengan pertimbangan buat iseng aja. Yang saya ngga nyangka, ternyata mereka punya 3 kamera analog yang kondisinya masih bisa dibilang cukup terawat. Inilah yang bikin saya jadi sedikit lebih bersemangat.

Lanjutkan membaca “Warisan Kamera Analog”

Pilah-Pilih Upgrade Kamera

Sekian tahun yang lalu, saya sama istri kepingin banget beli kamera yang bagus. Gara-garanya pas bulan madu, kami dipinjami kamera pocket Sony Cybershot (lupa tipenya) punyanya mertua. Kami cukup suka dengan hasil fotonya. Kami pun memutuskan untuk beli kamera sendiri. Setelah coba nyari-nyari info di internet dengan cukup intensif, akhirnya kami putuskan untuk beli Canon S90, sebuah kamera pocket yang cukup bagus ratingnya dan punya mode manual layaknya DSLR. Lumayan jadi bisa belajar motret rada serius dikit. Kalau cuma jeprat jepret aja mah pakai hape aja udah cukup.

Penampakan Canon S90. Gambarnya minjem punya Letsgodigital.org

Lanjutkan membaca “Pilah-Pilih Upgrade Kamera”